ULAT BULU

ULAT BULU

MASALAH YANG HARUS DISELESAIKAN DENGAN BIJAKSANA

BERITA

 

JAKARTA – Menteri Negara Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta mensinyalir penyebab terjadinya wabah ulat bulu di berbagai wilayah di Indonesia karena berkurangnya predator dan perubahan iklim.“Penurunan predator bisa jadi karena kesalahan kita sendiri yang menggunakan insektisida. Kalau untuk pemanasan global, telur ulat bulu memang memerlukan suhu tinggi untuk menetas,” ungkapnya usai pertemuan membahas Fenomena Ledakan Populasi Ulat Bulu di berbagai wilayah Indonesia di kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Jakarta, Senin (25/4/2011).Kendati dampaknya luar biasa, Hatta mengimbau agar masyarakat tidak panik tapi tetap waspada Sementara itu, Kementerian Pertanian dalam keterangan tertulisnya menyatakan fenomena ulat bulu merupakan hal biasa. Sehingga masyarakat diimbau tidak panik tapi tetap waspada.Hama ulat bulu pertama kali muncul di Probolinggo. Kemudian menyebar ke Pasuruan dan kota-kota sekitarnya. Pada tahap selanjutnya hama ulat bulu juga menyerang daerah-daerah di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Ibu Kota, dan Bali.

Sumber: http://news.okezone.com/read/2011/04/25/337/449621/wabah-ulat-bulu-karena-ulah-manusia

MASALAH

Ulat bulu sudah menjadi salah satu wabah yang terus menyebar dan juga menyebabkan banyak kerugian di pihak masyarakat. Ulat bulu ini terus menyebar dari Probolinggo kemudian menyebar ke Pasuruan, daerah-daerah di wilayah Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Ibu Kota, dan Bali. Berbagai upaya telah dilakukan guna menanggulangi masalah ini namun belumlah mendapat cara pas mulai dari pembakaran, penebangan pohon, dan juga penyemprotan dengan insektisida. Untuk itu penulis merasa perlu mengulas permasalahan ini di dalam suatu karya tulis sehingga dapat ditemukan solusi yang tepat.

TUJUAN PENYELESAIAN MASALAH

 

Adapun tujuan dari pemecahan dan penyelesaian masalah ini adalah untuk menanggulangi masalah merebaknya wabah ulat bulu ini dan meminimalisisr resioko dan akibat yang ditimbulkannya. Selain itu penulis juga berusaha memberikan saran sehingga penanganannya dapat dilakukan lebih efektif dan hasilnya dapat dilihat lebih baik dari solusi yang sebelumnya diberikan.

 

 

SOLUSI

Solusi yang pernah ditawarkan namun belum memberikan hasil maksimal adalah :

  1. Penyemprotan insektisida
  2. Penebangan pohon
  3. Penyiraman atau pembakaran

dari ketiga solusi yang diajukan dan juga sudah diterapkan permasalahan yang terjadi belumlah dapat terselesaikan secara tuntas karena hanya mengurangi bukan menyelesaikan masalah yang ditimbulkan akibat terjadinya ledakan populasi ulat bulu tersebut.

Berdasarkan hal tersebut penuli mengajukan beberapa solusi yaitu melalui dua tipe penanganan yaitu:

1.    Pengendalian jangka pendek :

a) sebelum pengendalian perlu dilakukan monitoring ulat

b). pengendalian ulat bulu dapat dilakukan dengan cara fisik/mekanik,

c) penggunaan agen hayati : Metarhiziun sp., Bacillus sp., Beauveria sp.

d) pengendalian dengan insektisida nabati

2.    Pengendalian jangka panjang:

a) populasi ulat bulu meningkat disebabkan oleh perubahan iklim, perubahan ekosistem, sehingga faktor pembatas baik abiotik maupun biotik tidak dapat menahan perkembangan populasi ulat bulu, oleh karena itu kembalikan fungsi pembatas biotik (predator, parasitoid dan patogen serangga) dengan cara memperbaiki faktor abiotik (ekosistem yang labil menjadi lebih stabil melalui penanaman pohon (reboisasi), menghindari tanaman monokultur, tidak merusak hutan dan mengurangi penebangan pohon;

b) mengurangi penggunaan pestisida yang berspekturum luas, yang dapat membunuh parasitoid, predator dan patogen serangga;

c) melakukan monitoring secara konsisten, melalui dinas pertanian/penyuluh dan instansi terkait, sehingga perkembangan ulat bulu segera diketahui;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s